Hidup dan Bersyukur

Pernahkan anda bersyukur, bahwa anda sebenarnya telah hidup dengan penuh keberuntungan. Bahwa matahari telah menyegarkan kita setiap hari, kita bisa mandi dengan air panas yang nikmat, menghirup kopi enak dipagi hari sambil membaca Jawa-Pos. Bahwa anda bisa bekerja dan bergurau sesama teman dengan nikmat, menonton bioskop sambil menikmati popcorn, jalan2 ke mall sambil ber-SMS-ria, tidur panjang dihari minggu, ataupun makan Rotiboy nonton DVD bajakan?

Ada orang yang sepanjang hari isinya mengeluh, tidak puas akan kehidupannya, selalu komplain terhadap semua hal, dan selalu membayangkan akan betapa bahagianya kalau bisa mendapatkan sesuatu… Mengapa hari begini panas, kalau saja saya bisa mandi dengan Jacuzzi, kapan bisa punya rumah yang besar, filmnya jelek banget, dan seterusnya…. Aku akan menjadi bahagia nanti kalau sudah jadi manager, akan pergi bersenang senang kalau sudah punya uang banyak dan bisa ke luar negeri, akan menikmati makan enak kalau punya uang lebih….

Sebenarnya kwalitas kebahagian seseorang dapat kita lihat dari apa yang diucapkannya pada kehidupan sehari hari. Apakah dia optimistik, menikmati apa yang dijalankannya, berbahagia, ataukah penuh kritik dan keluhan, ketidakpuasan, dan kedengkian?

Kemarin saya makan di sebuah rumah makan dan cafe, Cafe Gratitude (www.withthecurrent.com/cafe.html) , di San Francisco. Rumah makan yang hanya menjual makanan sehat ini ramai dan nyeleneh sekali, yang menarik adalah sikap bersyukurnya yang ditonjolkan. Piring, mangkok, dan tshirt nya bertuliskan ” what are you grateful for today?” Apa yang anda syukuri hari ini? Didinding ada gambar anak cacat yang melompat riang ke kolam bersenang senang. Makanannya semuanya organik, kebanyakan mentah dan sehat (yah, tidak senikmat ayam goreng buat lidah kita sih… haha)

Kadang ada hal yang bisa mengingatkan kita akan kehidupan ini. Seorang manager mendadak sadar akan arti kehidupannya ketika dia akan di operasi jantungnya. Seorang teman mendadak menguruskan badannya dan menyehatkan dirinya ketika dia menyadari empat teman baiknya semua meninggal karena kesehatan yang jelek. Hidup ini perlu pengingatan, sesuatu yang menyadarkan kita tentang sesuatu.

Kehidupan ini penuh dengan keajaiban, dan kita adalah bagian dari keajaiban dunia ini. Rasa syukur kita sering hilang dan terbenam pada kehidupan sehari hari kita yang sering menyebalkan. Kehidupan kita menyebalkan, mungkin karena kita melihatnya sebagai sesuatu yang menyebalkan. Kita toh bisa merubahnya dan membuat kehidupan kita menjadi lebih menyenangkan dan menyegarkan. Bukan dengan bekerja 24 jam sehari, tetapi dengan menyadari bahwa rasa syukur kita dapat membuat kita lebih bahagia.

Ada sebuah website menarik tentang “gratitute” : www.365daysofgratitude.com. Sikap berterimakasih dan bersyukur akan kehidupan ini terhadap hal hal kecil yang terjadi pada diri kita akan membuat kita lebih sadar akan kehidupan ini dan mebuat kita merasakan ”kekayaan” yang kita miliki.

2 Responses to “Hidup dan Bersyukur”

  1. coba komen

  2. komennya masuk kok………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: